Laman

Alasan Jepang Menyerang Pearl Harbour

Pada 7 Desember 1941, angkatan udara Jepang mengebom armada Amerika Serikat (AS) di pelabuhan Pearl Harbor, Hawaii. Ratusan pesawat tempur Jepang memuntahkan bom dan torpedonya ke ratusan kapal AS yang bersandar di Pulau Oahu, Hawaii tersebut.

Serangan pertama Jepang ke Pearl Harbor dimulai pukul 07.55 pagi dan berlangsung selama 35 menit. Selang satu jam kemudian, ratusan pesawat Jepang kembali mengebom pangkalan tersebut selama satu jam.

Menurut stasiun televisi BBC, alhasil lebih dari 2400 tentara Amerika tewas, di mana 1000 di antaranya tenggelam bersama kapal perang USS Arizona yang hancur dibom. Serangan tersebut juga menghancurkan lima kapal perang besar yang lain, 112 kapal kecil, dan 164 pesawat udara.

Tiga kapal induk Amerika berhasil lolos karena pada saat pengeboman berlabuh di tempat lain.
Inilah kapal Amerika yang ada saat terjadinya penyerangan tersebut.

Lantas mengapa Jepang menyerang Pearl Harbour secara membabi buta?

Karna Presiden AS waktu itu Theodore W Rosselvedt menandatangani sebuah perintah eksekutif yang tidak diterbitkan (rahasia) pada Mei 1940 mengijinkan personel militer AS untuk mundur dari tugas, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam operasi terselubung di Cina sebagai "American Volunteer Group" (AVG), juga dikenal sebagai Harimau Terbang Chennault. Selama periode tujuh bulan, kelompok Harimau Terbang berhasil menghancurkan sekitar 600 pesawat Jepang, menenggelamkan sejumlah kapal Jepang, dan menghentikan invasi Jepang terhadap Burma. Dengan adanya tindakan Amerika Serikat dan negara lainnya yang memotong ekspor ke Jepang, maka Jepang merencanakan serangan terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 tanpa peringatan deklarasi perang; sehingga mengakibatkan kerusakan parah pada Armada Pasifik Amerika.



Sehari setelah serangan ke Pearl Harbor, Presiden AS Franklin Roosevelt memaklumkan perang terhadap Jepang. Namun hancurnya armada AS di Pearl Harbor membuat invasi Jepang ke Asia Tenggara tidak terbendung lagi.
Hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, hampir seluruh wilayah Asia Pasifik jatuh ke tangan Jepang. Serangan Jepang di Pearl Harbor menjadi pemicu keterlibatan militer AS dalam Perang Dunia Kedua, baik di Eropa maupun di Pasifik.

Inilah yang telah menyebabkan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hirosima dan Nagasaki. Karena Amerika merasa tidak pernah membuat kesalahan apapun terhadap Jepang, namun mengapa Jepang sampai begitu keji menyerang dan membunuh begitu banyak tentara Amerika.

Sekalipun serangan itu sukses, Panglima Armada Jepang Yamamoto berkata kepada sesama perwira, "Kita telah membangunkan raksasa tidur dan membuatnya marah..."

No comments:

Post a Comment